 |
| Review Viva Waterdrop Sleeping Mask |
Selama ini saya
pikir kebanyakan sleeping mask dari brand luar negeri. Tapi saya salah,
ternyata belum lama ini Viva cosmetics juga meluncurkan produk sleeping mask. Tahulah
ya kalau produk dari brand satu ini pasti terjangkau, mudah ditemukan, dan
cocok untuk jenis kulit orang Indonesia.
Mungkin masih
belum banyak yang tahu juga kalau Viva sudah meluncurkan sleeping mask ini. Eh,
tapi sebelum kamu nyobain juga, penting banget nih baca reviewnya dulu. Biar
dapat gambaran apakah sleeping mask Viva ini sesuai sama kebutuhan kulitmu
enggak. Jadi enggak sekedar ikut-ikutan layering skincare gitu.
Viva White
Waterdrop Sleeping Mask
Kemasan:
Saya sempet
surprise dengan kemasan sleeping mask lokal ini karena kemasannya yang tidak
seperti produk Viva kebanyakan. Ya, tahulah banyak yang bilang kalau kemasan
kosmetik Viva itu enggak eye catching atau menarik. Tapi sleeping mask ini
desain kemasannya lumayan oke loh.
 |
| Review Viva Waterdrop Sleeping Mask |
Meskipun bentuknya produknya berbentuk tube
yang sangat amat lazim digunakan untuk produk skincare, tapi warnanya pink dengan aksen bunga-bunga.
Pokoknya kemasannya gemes dan girly abis lah.
Kalau model
kemasan tube gini, pasti tutupnya flip top kan. Not my favourite sih, tapi
bagian tutupnya lumayan kuat. Ukuran kemasan juga tidak terlalu besar atau
terlalu kecil. Masih pas lah kalau dibawa traveling.
Claim:
Sama seperti sleeping
mask pada umumnya, klaim utama Viva Waterdrop sleeping mask ini adalah menjaga
keseimbangan kulit saat tidur sekaligus memberi nutrisi. Sesuai dengan
taglinenya, sleeping mask ini diharapkan bisa seperti tetesan air atau
waterdrop saat kita tidur. Jadi, pas bangun wajah bisa lembut dan kinclong.
Waterdrop Sleeping Mask ini mengandung beberapa bahan alami memberikan nutrisi
pada kulit.
 |
| Review Viva Waterdrop Sleeping Mask |
- Collagen
– dalam produk ini collagen yang digunakan dalam bentuk hydrolized collagen
yang berfungsi untuk menghindari timbulnya tanda-tanda penuaan dini seperi
keriput atau garis-agris halus.
- Aloe
vera gel – kalau bahan yang satu ini pasti uda pada tahu kan. Aloe vera gel
berfungsi untuk melembabkan, menyejukkan, dan memberi sensasi menenangkan saat
digunakan.
- Spirulina
extract – bahan ini kaya protein dan mineral.
- Licorice
extract – sebagai bahan pencerah alami
Viva Sleeping
Mask ini tidak mengandung alkohol sodara-sodara. Jadi sensasi segar dan dingin
saat digunakan berasal dari aloe vera. Tapi sayangnya masih mengandung paraben.
Cara pakai:
Cara pakai
sleeping mask ini sama dengan sleeping mask lain ya. Digunakan pada wajah dan
leher dalam keadaan bersih, kemudian tepuk-tepuk ringan saat butir air muncul.
Enggak perlu dibilas kemudian langsung tidur dan dibilas keesokan paginya.
Kalau versi
saya, karena saya pakai layering skincare, sleeping mask ini ada dalam tahapan
terakhir skincare, yaitu setelah pakai krim malam. Enggak perlu dibilas juga
setelahnya, langsung aja bobo cantik.
Nah, karena
judulnya adalah sleeping mask, jelas pakainya waktu malam ya. Maksudnya
sleeping itu tidur saat malam, bukan bubu siang ya. Saya pun waktu beli ini
diwanti-wanti sama mbak BA nya, untuk pakainya saat malam aja. Ya, saya sih
enggak mau juga pakai sleeping mask siang hari, lha wong bakalan basah-basah
gitu.
Performa, aroma,
dan tekstur:
Viva sleeping
mask ini teksturnya seperti gel campur cream gitu. Encer tapi enggak yang cair
banget. Krimnya berwarna putih agak bening. Aromanya juga saya suka banget.
Seperti aroma floral macam aroma body lotion. Saat digunakan rasanya seperti pakai krim malam, tapi lebih basah. Bukan basah yang lengket gitu, tapi basah seperti habis pakai aloe vera gel gitu. Kemudian ditepuk-tepuk ringan sampai meresap. Menurut saya sih, meresapnya juga agak lama ya. Jadi awal-awal bobok harus telentang biar enggak kena bantal.
 |
| Review Viva Waterdrop Sleeping Mask |
Untuk urusan
melembabkan, emang sleeping mask lokal ini cukup melembabkan, sesuai dengan tagline-nya yaitu moisture lock atau mengunci kelembaban. Karena yah
dipakainya saat tidur, jadi produknya banyak meresap kekulit. Tapi kalau saya,
enggak tahu banyakan produk yang meresap dikulit atau meresap dibantal. Ya,
awalnya emang bobok cantik, tapi pas bangun bantal juga ikutan kinclong dan
wangi.
Saya sudah
bandingkan rasanya tidur dengan sleeping mask dan tanpa sleeping mask. Emang
lebih lembab yang pakai sleeping mask sih. Dan berasa lembut dan kenyal gitu
setelah dibilas pagi harinya. Kalau untuk mencerahkan, saya tidak terlalu mengamati karena wajah saya ya begini-begini aja. Enggak mendadak berubah jadi Mbak Dian Sastro setelah pakai produk ini. Yang paling penting sih buat saya melembabkan dan menghidrasi kulit selama waktu tidur malam.
Sleeping mask
lokal ini pastinya mudah banget didapat, di toko kosmetik atau lewat web Viva
Cosmetics juga bisa. Selain itu, harganya juga enggak bikin sakit kepala, Cuma 23
ribu aja. Eh, tapi harga bisa bervariasi disetiap toko ya.
Apakah
teman-teman juga pakai suka pakai sleeping mask? Brand favorit kalian apa sih?
See you on the next
post. bye