Friday, 28 July 2017

Review Sephora Brilliant Jumbo Cheeks and Lips

pretty-moody.blogspot.co.id
Review Sephora Brilliant Jumbo Cheeks and Lips
Selamat berakhir bulan teman-teman. Gimana? Dompetnya udah kayak kopiah belum? Hehehe. Tapi dari pada duduk dipojokan merenungi nasib dompet diakhir bulan gini, mendingan yuk review lipen yuk. Kali ini saya mau review lipbalm dari Sephora. Saya dapet lipbalm ini dari sodara yang pulang dari Singapore, jadi dia belinya di Sephora Singapore.

Awalnya saya pikir ini semacam lipstick gitu, tapi ternyata lipbalm dengan warna. I know, its not actually my thing because I never use colored lipbalm before. Kalau untuk lipbalm saya memang suka yang tanpa warna buat base lipstick karena saya memang suka matte lipstick. Terus apakah saya suka dengan Sephora cheeks and lips ini? Well, let see the review.

Sephora Brillant Jumbo Joues & Levres Cheeks and Lips

Kemasan:

Dari segi kemasan, saya suka dengan desain lip balm ini yang seperti pensil, ramping, meskipun jumbo. Cara pakainya juga mudah dengan diputar dibagian bawahnya. Saya juga suka dengan tutupnya yang rapet. Pada saat saya dikasih produk ini, lipbalmnya tidak ada box hanya dibalut plastik bening. Di dalam plastik itu berisi informasi produk yang tentu saja sudah saya buang. Yang saya tidak suka dengan kemasannya adalah warna hitam yang cepat kusam dan tulisannya juga mudah hilang. Punya saya ini saya beli selotip bening dibagian tulisan agar tidak hilang karena sudah agak geripis gitu. Untuk tanggal kadaluarsa juga tercetak di badan lipbalm dan saya beri selotip agar tidak hilang juga.

pretty-moody.blogspot.co.id
Sephora Cheek and Lips Orange Flash

Warna: 

Sephora Brilliant Jumbo Cheeks and Lips punya saya ini shade Orange Flash no 02. Saya enggak tahu ya kalau ada varian warna lain apa enggak, but you can check with Sephora website. Shade orange flash ini warnanya orange dengan hint pink sedikit, tapi lebih dominan warna orangenya. Sebenarnya saya enggak ada masalah dengan warnanya, cuma ya bukan favorit saya tentunya.

Tekstur dan performa:

Karena Sephora cheeks and lips ini bukan dalam golongan lipstick, tapi dalam golongan lipbalm; jadi ya teksturnya light sekali. Daya tutup lipbalm ini buat saya juga kurang bisa menutup pinggir bibir yang hitam. That is why I do not like colored lipbalm karena tidak bisa menutup warna bibir. Hasil akhir pemakaian juga glossy yang mengkilap gitu which I do not like, obviously. Rasanya tuh bibir saya semakin tebal aja kalau pakai sesuatu yang glossy gini. Tapi meskipun lipbalm ini sangat sheer, tapi daya tahannya cukup oke sekita 3-4 jam loh. Tentu saja kalau makan-minum ya bubar jalan.

pretty-moody.blogspot.co.id
Swatch Sephora Cheeks and Lips
Dari swatch diatas kelihatan kan kalau warnanya cakep tapi teksturnya juga terlihat mengkilap banget. Buat kamu yang bibirnya kering kebangetan, pasti suka dengan tekstur lipbalm ini yang melembabkan. Menurut saya sih, colored lipbalm gini cocok untuk yang masih belajar pakai lipstick dan belum pengen tampilan yang terlalu bold gitu. Tapi buat saya personally sih, I am a matte person, so I choose matte lipstick over lipbalm. Meskipun begitu bukan berarti lipbalm Sephora ini jelek yah. Selain itu, lipbalm ini juga bisa dipakai buat blush on loh sesuai judulnya yang yaitu cheeks and lips. Cara pakainya pun cukup mudah cukup di dab-dab ringan di pipi trus diblend. Kalau untuk blush on warnanya seger tapi lagi-lagi teksturnya terlalu oily buat saya.

Overall, saya suka dengan Sephora Cheeks and Lips ini karena warnanya seger dan aromanya juga kayak jeruk. Lipbalm berwarna model gini emang lebih cocok buat remaja yang masih malu-malu pakai lipstick. Tapi kalau yang punya bibir hitam macam saya, ya say goodbye sama lipbalm. Sekian post kali ini.

See you in the next post.

Friday, 14 July 2017

Review V10 Plus Indonesia Serums

pretty-moody.blogspot.co.id
Review V10 Plus Serum
Beberapa waktu yang lalu, saya menerima paket cantik yang bikin hati saya lompat-lompat kegirangan dari V10 Plus Indonesia. Isi paket cantiknya berupa water-based peeling dan serums. Saya sudah upload post terpisah tentang water-based peeling-nya karena takut kepanjangan tulisannya. Nanti pada mabok baca tulisan saya. Eh, tapi jangan lupa baca juga ya Review V10 Plus Indonesia Water Based Peeling.

Sekarang saya mau sharing pendapat saya tentang serum dari V10 Plus Indonesia. Saya bukan yang seorang pemakai serum sejati. Banyak lupanya aja sih. Sekarang ini baru dua jenis serum dari dua brand yang saya pakai salah satunya dari V10 Plus Indonesia. Yang unik dari serum ini adalah setiap kemasan mempunyai warna yang berbeda biar mudah ingetnya. Kebetulan banget saya dapet yang varian untuk melembabkan kulit.

pretty-moody.blogspot.co.id
V10 Plus Serum Sachet
Sedikit cerita aja nih. Cuaca di Malang sedang dingin-dinginnya karena musim kemarau. Lucu ya musim kemarau bukannya malah panas tapi malah dingin banget kalau di sini. Dinginnya memang segar bahkan sampai mencapai 24 derajat celcius. Kalau cuaca dingin begini, kulit jadi kering. Kering yang sampai bikin keriput gitu. Jelas banget kalau kulit saya juga jadi kering pake banget. Gak hanya di wajah aja, tangan, kaki, tumit, siku, semuanya kering sampai kasar gitu rasanya. 

Makanya saya bersyukur banget dapet pasokan serum dari V10 Plus Indonesia. Surprisingly, saya cocok sama serum ini dan hasilnya akan klop banget dengan pemakaian peelingnya. 

V10 Plus Indonesia Serums

Kemasan:

Sama seperti peelingnya, serum dari V10 Plus Indonesia ini dalam kemasan sachet. Cuma bedanya kemasan serum tersedia dalam berbagai pilihan warna tergantung dengan jenis. Lucu ya, kemasannya aja warna-warni. Jadi, bisa langsung tahu serum yang mana yang sesuai dengan kebutuhan kulit kamu. Memang tujuan dari warna kemasan berbeda agar pengguna tidak salah pilih varian serum. 

pretty-moody.blogspot.co.id
V10 Plus Serum Sachet
Saya dapetnya hydrating serire yang terdiri dari tiga varian yaitu Hyaluronic Acid serum yang berwarna biru, Amino serum yang berwarna orange, dan collagen serum yang berwarna hijau. Sebenarnya ada 11 varian serum dengan 11 warna kemasan yang berbeda. Pengen banget rasanya nyobain semuanya. Sama seperti peeling, serum ini juga tersedia dalam kemasan botol dan sachet. Kalau kamu beli kemasan sachet, produknya dikemas dalam bentuk amplop dengan sachetnya ada ditempel didalamnya. 

Varian serum:

pretty-moody.blogspot.co.id
Varian V10 Plus Serum
Serum V10 Plus Indonesia tersedia dalam 5 seri yaitu Acne treatment series, anti-agung series, sensitive series, hydrating series, dan whitening series. Punya saya yang hydrating series. Makanya kamu bisa dengan mudah milih serum yang sesuai dengan permasalahan kulit kamu. 

Keunggulan:

Kalau dalam kemasan yang sachet gini, di balik setiap sachetnya ada keunggulan dari serum. Jadi kalau ditotal ada 10 keunggulan karena ada 10 sachet. 
  1. Tanpa paraben
  2. Tanpa minyak mineral
  3. Tanpa pewarna buatan
  4. serum yang disesuaikan dengan 11 permasalahan kulit
  5. Hasil nampak hanya dalam 10 hari
  6. Tanpa pewangi buatan
  7. Berbasis air
  8. Terapi warna dari botol yang warna-warni
  9. Diuji oleh dokter kulit
  10. Dibuat di Jepang
pretty-moody.blogspot.co.id
Keunggulan V10 Plus Serum
Kalau bisa dibilang, segala kebaikan skincare ada dalam serum ini. Yang cari paraben-free, tanpa minyak mineral, tanpa pewangi dan pewarna buatan; semuanya ada dalam serum ini. 

Tekstur, performa, dan result:

Tekstur serum V10 Plus Indonesia ini cair agak kental gitu. Tapi kekentalannya tidak seperti minyak gitu, masih agak cair. Yang saya suka dari serum ini tuh bebas pewangi dan pewarna. Kalau kamu ngikutin post sebelumnya, saya enggak suka skincare yang berpewangi dan pewarna. Tapi serum ini tuh champ banget. Teksturnya dan kekentalannya pas. Setelah diaplikasikan juga langsung meresap dan enggak bikin greasy. Saya suka skincare yang meresap gini soalnya setelah step serum masih ada skincare lain yang akan saya pakai.

pretty-moody.blogspot.co.id
Tekstur V10 Plus Serum
Setelah pemakaian beberapa hari, yang saya rasakan kulit saya jadi normal. Maksudnya gini, kan awalnya kulit saya kering, terus pakai serum ini kulit saya jadi enggak kering dan enggak berminyak. Jadinya seperti kulit normal gitu. Kalau disentuh lembut tapi enggak berkilau karena berminyak. Selain itu kulit saya juga semakin cerah dan bersinar. Memang bukan jadi putih seperti krim pemutih tapi bercahaya dan enggak kusam gitu. Girang banget lah saya pakai serum ini mah. 

Kalau untuk menghilangkan bekas jerawat memang tidak terlihat karena memang variannya untuk melembabkan saja. Tapi untuk varian lain worth to try banget sih. Saya juga penasaran pengen coba yang varian whitening buat menghilangkan bekas jerawat. 

Overall, saya suka dengan konsep serum ini yang terdiri dari warna berbeda agar lebih mudah mengenali variannya. Selain itu dari segi ingredients juga juara banget karena tanpa paraben, pewangi, dan pewarna buatan. Thats all we need for skincare, right? 

Kalau berminat pengen coba serum dan water-based peeling dari V10 Plus Indonesia bisa hubungi contact berikut.
Website: www.V10plus.co.id
Facebook: www.facebook.com/v10plusina
Twitter: @v10plusina
IG: @v10plus_Indonesia


Saturday, 1 July 2017

Review V10 Plus Indonesia: Water Based Peeling

pretty-moody.blogspot.co.id
Review V10 Plus Water-Based Peeling
Mumpung masih dalam suasana lebaran, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Gimana lebarannya? Udah dapet angpao berapa? Saya sih sudah enggak dapet angpao lah ya. Eh, tapi lebaran ini saya dapet kado istimewa loh dari V10 Plus Indonesia. Isi kadonya juga istimewa banget yaitu paket serum dan peeling. Kalo kadonya skincare mah, saya girang banget apa lagi dengan kondisi kulit saya yang sekarang ini.

Mungkin belum banyak ya yang tahu tentang V10 Plus. Kalau belum tahu, saya kasih tahu deh. V10 Plus Indonesia adalah salah satu brand skincare dari Jepang yang sudah mempunyai beberapa cabang di dunia termasuk Indonesia. Brand V10 Plus ini baru masuk di Indonesia sekitar tahun yang lalu dan aktif berpromosi melalui media sosial (bisa dilihat di website www.V10plus.co.id atau IG @v10plus_indonesia dan Twitter @v10plusina). Produk yang ditawarkan V10 Plus berkisar di skincare saja. Eh, tapi jangan salah, meskipun skincare yang terbilang baru tapi sudah banyak review dan testimonial positif loh. Tapi lagi, jangan kaget kalau lihat harga produknya karena ada beberapa skincare yang semahal ginjal. Makanya, saya girang banget waktu dapat email dari PR-nya.

Nah, sekarang saya mau review produknya dan sharing pengalaman saya. Siapa tahu ada yang lagi nyari skincare yang oke punya.

V10 Plus Water Based Peeling

Jujur saja saya baru sekali nyoba peeling dan enggak pernah nyoba lagi karena berakhir dengan bencana. Karena waktu itu saya masih buta tentang skincare, saya coba-coba pakai peeling, entah apa merk-nya. Tapi, ternyata kulit saya malah menghasilkan jerawat segede jagung. Sedih, Terus saya enggak pernah pakai peeling lagi sampai sekarang. Tapi, saya tertarik nyobain V10 Plus ini karena water based. Entah kenapa saya suka banget sama skincare yang ada embel-embel water atau water based gitu. Kedengarannya lebih natural aja daripada chemical based. Ya gak sih?

Salah satu concern utama waktu memilih peeling adalah pastikan peeling tersebut mild atau lembut untuk kulit. Hal ini karena kulit wajahkan sensitif dan kalau peeling-nya terlalu kasar atau harsh, ditakutkan bisa menyebabkan iritasi. Mungkin faktor ini yang dulu tidak saya perhatikan ketika memiih peeling. But, I do it now.

Kenapa Pilh Water Based?

Komponen utama yang terdapat dalam tubuh manusia adalah air. Selain itu, air juga merupakan komposisi paling aman yang terdapat dalam tubuh. Oleh karena itu, V10 Plus menjadikan air sebagai komposisi utama dalam produk skincare. Tujuannya adalah untuk menciptakan produk skincare yang aman untuk segala jenis kulit termasuk kulit yang sensitif. Produk dari V10 Plus juga telah diuji coba di laboratorium dengan tim ahli kimia untuk memilih bahan yang akan digunakan.

Kemasan V10 Plus Water Based Peeling

pretty-moody.blogspot.co.id
Kemasan V10 Plus Water Based Peeling
V10 Plus water based peeling ini tersedia dalam kemasan tube dan juga sachet. Kemasan sachet-nya dijual per-10 biji dan dikemas dalam amplop seperti punya saya ini. Jadi, kemasan ini bukan untuk tujuan promosi aja ya. Memang dijual dalam kemasan sachet praktis gini. Satu sachet peeling buat saya bisa dipakai untuk 2 kali pemakaian. Bukan, bukan karena ngirit tapi emang isinya lumayan banyak. Jadi, mubazir aja kalau dipakai semuanya sekaligus. Kemasan sachet gini memang praktis sih bisa nyelip gitu aja di pouch tapi sekalinya dibuka udah gak bisa lagi dimasukin pouch karena bakalan meluber kemana-mana. Jadi, kalau dibawa travelling, harus sekali habis.

Tekstur dan Aroma

Water based peeling ini mempunyai tekstur yang bening dan kental. Sesuai namanya memang seperti air. Selain itu, produk ini juga tidak beraroma sama sekali which is great. I love perfumeless skincare. Tidak ada bau kimia, bau alkohol, bau obat tetes mata, atau bau apapun. Murni seperti air. Yang membuat peeling ini berbeda dengan peeling lain adalah tidak ada scrub. Ketika pertama kali dipakai, peeling hanya berupa cairan kental tanpa scrub. Pasti bingung kan, gimana bisa meng-eksfoliasi kalau tidak ada scrub? Eitts, that is where the magic begins.

pretty-moody.blogspot.co,id
Kiri: V10 Plus Water Based Peeling gel; Kanan: hasil scrub dengan gel peeling

Performa dan cara pakai:

Seperti yang sudah saya sebutkan diatas, memang produk peeling ini tidak mempunyai scrub. Tapi meskipun begitu tetap ampuh menghilangkan sel kulit mati dan kotoran diwajah loh. Cara pakai peeling ini gampang banget.


  • Tuang peeling pada tangan secukupnya
  • Ratakan peeling pada wajah secara lembut
  • Tunggu 5 detik, kemudian pijat dengan lembut secara merata keseluruh wajah dengan gerakan memutar
  • Bilas dengan air hangat 
  • Keringkan dengan handuk bersih

Keunggulan V10 Plus Water Based Peeling

pretty-moody.blogspot.co.id
Keunggulan V10 Plus Water Based Peeling
Seperti yang sudah saya bahas diatas, I have good feeling about water-based skincare product. Tapi, ternyata produk ini tuh punya banyak keunggulan loh. 
  1. Mengangkat sel kulit mati
  2. Mencegah timbulnya jerawat
  3. Membantu Regenerasi sel kulit
  4. Membuat makeup lebih tahan lama dan alami
  5. Meningkatkan daya serap kulit terhadap nutrisi perawatan kulit
  6. Membantu menghilangkan komedo
  7. Mencerahkan dan menghaluskan kulit
  8. Mengurangi bekas jerawat
  9. Menyeimbangkan sekresi minyak pada wajah
Selama hampir seminggu saya pakai produk ini, memang hasilnya tidak langsung kelihatan, tapi kulit saya mengalami peningkatan secara bertahap. Komedo berkurang, jerawat juga tidak muncuh secara bar-bar, kulit menjadi halus dan cerah. Sebenarnya, tidak hanya saya saja yang pakai peeling ini, suami saya juga ikutan pakai. Katanya kulit jadi cerah dan halus. Kalau di suami saya memang langsung kelihatan cerah, karena kulitnya kan memang agak gelap jadi kalau ada perubahan sedikit langsung kelihatan. Tapi yang saya lihat setelah pakai peeling ini, bekas jerawat menjadi pudar perlahan-lahan. 

Ingredients:

pretty-moody.blogspot.co.id
Ingredients V10 Plus Water Based Peeling
V10 Plus Water Based Peeling ini menggunakan ekstrak rumput laut dan beras sebagai kandungan aktif, Maka dari itu, peeling ini tidak memerlukan scrub untuk mengangkat sel kulit mati, membersihkan, dan mencerahkan wajah. Dua bahan tersebut memang sudah dikenal luas sebagai bahan yang bagus untuk perawatan kulit.

Ekstrak Beras - Beras merupakan sumber alami dari beberapa jenis antioksidan seperti tokoferol, Gamma Oryzanol, Polifenol, Squalane, dan lain sebagainya. Tidak heran banyak skincare yang menggunakan beras sebagai bahan utama. Beras mempunyai manfaat untuk melawan radikal bebas serta membantu memperlambat efek penuaan dini. 

Ekstrak rumput laut - Rumput laut merupakan salah satu tumbuhan laut yang banyak dimanfaatkan sebagai makanan maupun kosmetik. Penyerapan rumput laut yang baik terhadap garam dan mineral laut dipercaya memiliki sifat penyembuhan atau healing properties pada kulit. Rumput laut mempunyai fungsi memperlambat penuaan dini. Selain itu, mineral yang terkandung pada rumput laut dipercaya bisa mengembalikan kelembaban alami pada kulit. 

My Thoughts about this product

Saya suka banget pakai peeling ini. Tidak ada efek kering ataupun iritasi setelah pemakaian. Padahal saat ini kondisi kulit saya sedang kering sampai mengelupas karena efek cuaca. Tapi, peeling ini membantu mengangkat kulit yang kering dan membuatnya lembut tanpa terlihat berminyak. Kalau untuk mencerahkan, saya rasa relatif pada setiap orang karena disaya efek mencerahkan agak sedikit lambat karena bekas jerawat yang aduhai. But, I really appreciate water-based product, termasuk V10 Plus peeling ini karena tidak membuat kulit saya iritasi. 

Kalau kamu berminat buat mencoba produk ini, bisa langsung kunjungi website V10 Plus Indonesia, IG, atau Twitter-nya di alamat di bawah untuk tahu produk lengkat dan harganya. 

IG :  @v10plus_indonesia 
Twitter: @v10pusina

See you on the next post. 

Friday, 9 June 2017

Review Dove Beauty Moisture Conditioning Face Cleanser

pretty-moody.blogspot.co.id
Review Dove Conditioning Facial Wash
Holla, long time no post, padahal draft ini sudah nangkring sejak lama. Memang, harus saya akui untuk konsisten nge-blog itu susah karena kita semua punya pekerjaan lain. Saya juga masih berusaha mengatur waktu agar bisa teratur ngeblog minimal 5 post sebulan. Tapi kalau bulan ini belum bisa maklum kemarin habis wara wiri ngurus kartu keluarga dan kartu-kartu lainnya.

Eniwei, mumpung sekarang saya lagi semangat 45 buat nge-blog sambil pura-pura lupa deadline kerjaan lain, saya mau bagi review salah satu face wash baru andalan saya. Pasti sudah pada tahu kan kalau Dove juga punya produk baru yaitu face wash. I have been a huge fan of Dove body wash. Dulu saya suka banget pakai sabun Dove yang batangan itu soalnya lembut banget dikulit. Bahkan juga saya pakai buat wajah kalau lagi kondisi kering banget gitu. Tapi ribet kalau pakai sabun batang itu kan enggak travel-friendly banget. Terus, pas tahu Dove memproduksi face wash jelas saya girang banget dan gak sabar buat nyobain.

Akhirnya saya beli deh face wash ini meskipun facewash andalan saya belum habis karena penasaran ajah apa sebagus soap bar-nya. Kondisi kulit saya yang kering dan rewel kalau masalah facewash membuat saya enggak mau deh ganti-ganti produk, nanti kering dan kering lagi. Tapi saya yakin banget kalau si Dove facial wash ini beda banget sama facewash yang lain. Apa bedanya? Yuk lanjut baca.

Dove Beauty Moisture Conditioning Facial Cleanser

Kemasan:

Dari segi kemasan, facial wash ini hampir-hampir sama dengan produk lainnya yaitu dalam bentuk tube dengan tutup flip top. Tapi, ukuran kemasan Dove ini termasuk yang kecil dan slim dibanding dengan produk lain. Jadi sangat travel friendly dan mudah diselipin di pouch. Warna kemasan pun sangat khas Dove yaitu warna biru dengan putih dan untuk varian lain juga berdesain simpel. Saya sih suka-suka aja dengan kemasannya, tapi saya cukup sebel sama tutupnya. Punya saya tutupnya sudah kayak mau copot gitu di bagian engselnya. Bagian engsel plastinya itu udah kaya copot setelah 2 hari saya pakai. Jadi was-was gitu pakainya, jangan-jangan nanti copot beneran.

pretty-moody.blogspot.co.id
Kemasan Dove Facial Wash

Tekstur dan Aroma:

Pertama kali saya tahu kalau baalan cocok sama facial wash ini adalah dari teksturnya. Kok bisa? sakti amat? Hehehehe. Tekstur Dove facial wash ini tuh lembut banget, hampir-hampir kaya krim kue gitu. Kebayangkan betapa lembutnya. Selain teksturnya yang lembut, aroma facial wash ini juga enak, meskipun saya sebernanya lebih prefer skincare dan kosmetik tanpa parfum. Tapi aroma facial wash Dove ini masih bisa ditoleransi lah, wanginya khas Dove gitu. Kalau dikemasan menyebutkan aromanya sebagai natural flower scent, semacama aroma bunga gitulah.

pretty-moody.blogspot.co.id
Dove facial wash

Claim:

Efektif membersihkan sekaligus melembabkan dan mengembalikan nutrisi hingga ke dalam dengan NatriumMoisture Beauty Serum untuk kulit cantik, halus, dan lembut setiap kali cuci muka.
Ternyata teknologi NatriumMoisture Beauty Serum yang memberikan efek halus dan lembut pada kulit. Memang sih pertama kali dengar beauty serum untuk facial wash, tapi kenapa enggak kalau hasilnya ciamik.

Satu hal yang saya takutkan kalau nyoba-nyoba facial wash adalah sensasi kulit ketarik setelah cuci muka. Rasa kulit tertarik setelah cuci muka itu bukan karena wajah bersih loh, tapi malah bisa menyebabkan kulit kering. Dulu sekali waktu saya masih buta soal skincare dan kosmetik, saya beranggapan seperti itu dan hasilnya kulit saya sangat kering hingga mengelupas. Serem kan. Makanya saya takut nyoba facial wash.

Baca juga: Review Viva Skin Food - Makanan untuk Kulit Kering

Tapi, setelah nyoba Dove ini, saya jadi suka dengan hasilnya. Wajah jadi lembut, lembab tapi enggak licin, dan tidak membuat kulit terasa tertarik. Girang? Banget. Saya jadi punya alternatif buat facial wash andalan saya, Hada Labo. Sebenarnya, facial wash Dove ini ada beberapa varian kalau tidak salah untuk kulit berjerawat, berminyak, dan kering. Dove Beauty Moisture face wash ini termasuk yang melembabkan jadi untuk kulit kering, sensitif, dan normal.

Ingredients:

Mungkin buat yang bingung nyobain facial wash Dove ini kenapa kok busanya enggak banyak. Hal ini dikarenakan produk ini tidak menggunakan SLS dan SLES yang mana merupakan detergen pembuat busa yang bisa menyebabkan iritasi pada sebagian orang. Makanya, sabun muka ini enggak banyak busanya dan tidak menyebabkan iritasi. Karena tidak mengandung SLS dan SLES, facial wash ini juga good for the planet. Selain itu, saya akan lebih prefer lagi kalau dibuat tanpa parfum. See, perfume is useless in skincare and cosmetics and potentially hides irritants and bad ingredients.

Overall, saya suka banget sama facial wash ini, dan sudah jadi andalan setelah Hada Labo. Tapi saya kurang suka sama tutup flip top yang kayak mau copot itu, gemes aja liatnya. Apa mungkin saya aja yang kurang beruntung ya? Tapi, saya tetep suka sama isinya yang lembut dan enggak bikin kulit kering.

Pros:
  • Lembut tapi enggak licin dikulit
  • kemasan kecil dan slim
  • Enggak Bikin kulit kering
Cons:
  • Akan lebih baik kalau tanpa parfum
  • Tutupnya rawan copot

 Recommended: Yes, buat yang kulit kering dan sensitif

Repurchase: maybe yes

Harga: Sekita 18 ribu untuk tube ukuran kecil.

Sekian post kali ini. Jangan lupa komen ya pengalaman kalian pakai Dove Facial Wash. See you on the next post.

Wednesday, 3 May 2017

Homemade Choco Nut Spread Ekonomis

pretty-moody.blogspot.co.id
Homemade Choco Nut Spread
Hayo siapa yang suka banget sama coklat? Saya cinta banget sama coklat dan olahannya. Kalau dipikir-pikir sih saya enggak suka permen tapi cinta banget sama coklat. Sebagai penggemar coklat, enggak lengkap rasanya kalau engga nyobain selai yang rasa coklatnya rich dan nendang banget. Kalau yang store-bought selai coklat sih banyak yak yang enak gitu, tapi kalau bikin sendiri, apa bisa?

Bukan saya namanya kalau enggak nyoba bikin sendiri, saya punya hobi nyoba2 memang. Mau itu makanan, craft, sampai beauty product juga saya pengen coba bikin. Akhirnya, saya ubek-ubek lah Pinterest buat dapet resep homemade choco spread yang cihuy sesuai dengan selera saya. Tapi saya enggak nemu resep yang pas soalnya sebagian besar resep pakai heavy cream, hazelnut, dan juga gelatin. Duh, bahan-bahan itu soalnya susah dicari kalau di Malang. Jadilah saya modifiasi sendiri resepnya dari bahan-bahan yang mudah didapat dan juga harga terjangkau. Secara harga heavy cream aja kalau di supermarket sudah seharga selai coklat  yang kemasan. Karena saya mempertimbangkan segi keekonomisan dan juga rasa, jadilah resep ini.

Resep homemade choco nut spread ini juga cocok banget buat yang lagi ngekos. Tinggal stock selai ini dan beli roti, udah bisa buat sarapan pagi kaan. Harga bahan selai juga enggak mahal dan juga gampang dicari. Sayangnya saya udah enggak ngekos lagi, tapi resep ini ciamik buat siapa aja sih. Yuk ah lanjut ke resep.

Resep Homemade Choco Nut Spread

Bahan:

  • 300 ml air (saya susu full cream)
  • 5 sdm gula pasir (saya 7 sdm karena kurang manis)
  • 4 sdm maizena
  • 2 sdm Bubuk coklat kualitas bagus (saya 3 sendok makan), cairkan dengan 1 sdm air panas
  • 1 sdm pasta coklat
  • 1 sdm mentega
  • 1 sdm selai kacang (optional, bisa juga diganti dengan hazelnut, tapi mahal)
Cara membuat:
  1. Campur susu, maizena, dan coklat, aduk rata hingga tidak ada gumpalan lagi. 
  2. Masak campuran susu tersebut dengan api kecil hingga beruap, tambahkan pasta coklat dan gula pasir. Masak lagi hingga kental dan meletup-letup. Matikan api, lalu masukkan mentega. Aduk rata, siap digunakan.
pretty-moody.blogspot.co.id
Homemade Choco Nut Spread
Catatan:
Selai coklat homemade ini bisa disimpan dikulkas dan tahan hampir seminggu. Kalau enggak punya kulkas di kos, selai akan bertahan 4 hari-an di suhu ruang. Jadi sebaiknya bikinnya dikit-dikit aja. Satu resep ini untuk dua toples selai ukuran kecil. Pastikan coklat bubuk yang digunakan berkualitas bagus ya agar rasanya juga enak. 

Rasa selai coklat ini menurut saya mirip sama selai branded, coklatnya berasa, manisnya pas, dan rasa kacangnya nutty banget. Saya girang banget waktu bikin selai ini, sampai saya jilatin terus karena enak. Semoga bisa dipahami ya cara pembuatannya dan see you in the next post. 

Monday, 1 May 2017

Resep Roasted Corn on the Cob

pretty-moody.blogspot.co.id
Roasted corn on the cob
Apa sudah bulan Mei? Padahal saya masih sempat posting 1 artikel saja bulan April. *Sedih*. Time flies so fast, so, bulan ini harus lebih rajin lagi buat postinga, Sebagai post perdana di bulan Mei, saya mau bagi resep gaes. Sudah lama rasanya saya enggak posting resep dan sekarang sudah mulai agak rajin baking.

Resep roasted corn on the cob ini tuh gampang dan gampil pake banget. Saya termasuk penggemar jagung dan segala olahannya, bahkan cuma direbus aja udah doyan banget saya. Resep ini ceritanya saya pengen olahan jagung dengan tampilan yang lain, makanya saya roast atau oven. Biasanya kan kalau dibakar diatas arang gitu, tapi ini saya oven. Bahan boleh jagung tapi cara masak agak modern dikit kali ya.

Teman-teman juga bisa pakai resep ini tapi dengan dibakar dengan cara biasanya. Tapi rasanya akan ada bau gosong-gosong gitu. Kalau jagung oven ini enggak ada bau gosong ataupun bagian jagung yang hitam. Rasa jagungnya pun enggak segaring kalau dibakar arang. Jagung oven ini rasanya juicy seperti jagung rebus tapi berasa banget aroma bawang dan margarinnya. Yang penasaran sama resepnya, yuk lanjut baca.

Resep Roasted Corn on the Cob

Bahan:


  • 2 bonggol jagung
  • 2 sdm butter/margarin
  • 1 siung bawang putih, haluskan
  • Garam dan lada hitam secukupnya
  • Bubuk cabe secukupnya bila suka pedas
  • Bubuk bawang putih (optional)
  • Parsley secukupnya (Saya pakai seledri), cincang
  • Aluminium foil secukupnya untuk membungkus

Cara membuat:

  1. Panaskan oven dengan suhu 160 derajat celcius
  2. Bersihkan Jagung dari rambutnya dan cuci bersih
  3. Campur dalam wadah, butter, bawang putih, garam, lada hitam, cabe bubuk, bawang putih bubuk, dan parsley. Aduk hingga rata.
  4. Oleskan bumbu olesan ke jagung secara merata, kemudian bungkus dengan alumunium foil dengan rapat. Jangan sampai ada lubang terbuka ya. 
  5. Oven jagung yang telah dibungkus alumunium foil selama 30 menit. Selama mengoven, jagung juga bisa dibolak-balik agar matang merata. Lama memanggang bisa bervariasi tergantung dengan oven masing-masing ya. 
Setelah matang, angkat jagung dari oven dan sajikan hangat. Saya lebih suka kalau jagungnya disisir dulu sebelum disajikan, lebih mudah aja makannya. Jagung roasted ini wangi bawang dan butternya strong banget, berasa banget kalau gurih gitu. Rasa jagungnya juga enggak garing, masih juicy dan berair seperti alau direbus. Oh iya, bisa juga loh buat pengganti nasi, tinggal tambah sayuran dan protein aja. Selamat mencoba ya teman-teman. See you on the next post. 


Wednesday, 26 April 2017

Review Wardah ChocoAholic Lip Palette

pretty-moody.blogspot.co.id
Review Wardah Lip Palette ChocoAholic
Sudah beberapa hari ya saya enggak posting di blog maupun Instagram. Sepertinya saya butuh piknik teman-teman soalnya ide-ide sudah mulai hilang berjatuhan entah kemana. Tapi sekarang saya mau bagi review aja deh. Kali ini saya mau review Wardah ChocoAholic Lip Palette.

Banyak dari kita yang hobi ngumpulin lipstick alias gincu. Saya juga koleksi gincu dari berbagai warna dan brand. Lucu ya padahal kita cuma punya satu bibir tapi lipsticknya ada lebih dari 20 dan itu masih kurang karena makin banya produk baru bermunculan yang bikin hati goyah. Dari sekian banyak koleksi gincu yang ada, pasti kita selalu pengen pakai warna yang baru setiap hari. Makanya palette lipstick kayak gini tuh ekonomis banget. Ya, daripada beli lipstick bijian kan ekonomis yang begini, Cuma dengan beberapa ribu sudha dapat 8 warna kece.

Salah satu palette lipstick ekonomis yang cocok dipakai sejuta umat adalah Wardah ChocoAholic Lip Palette. Palette ini andalan saya banget kalau pengen campur-campur warna dan voila, pakai lipstick dengan warna yang baru. Selain warna yang kece, apa lagi yang bikin saya suka sama palette lipstick ini? Yuk lanjut baca reviewnya.

Wardah ChocoAholic Lip Palette

Kemasan:

pretty-moody.blogspot.co.id
Kemasan Wardah Lip Palette ChocoAholic
Kemasan Wardah ChocoAholic Lip Palette ini sleek dan simple banget. Dikemas dalam palette persegi panjang warna silver. Warna silver mengkilap tanpa desain berisik memberi kesan eksklusif dan bersih. Tapi kemasana begini tuh rawan kotor apalagi kalau tangan lagi belepotan lipstick pasti kemasannya ikutan kotor juga. Dibalik tutupnya ada kaca gede yang lumayan banget buat touch up. Dibagian belakang ada keterangan produk lengkap dengan nama shade lipsticknya. Jadi kita bisa tahu lipstick di dalamnya itu shade apa dan urutan namanya sesuai dengan urutan lipstick. Menurut saya ini berguna banget, just in case ada yang pengen beli lipstick satuannya. Tapi semakin dipakai, nanti tulisannya bakal ilang juga dan informasinya ikut menguap.

Aplikator:
Untuk memudahkan pemakaian, lip palette ini dilengkpai dengan aplikator bawaan yaitu kuas. Ukuran kuas sepanjang palette nya dan bentuknya ramping dan ringan. Bagian bulu kuasnya lembut tapi tidak terlalu tebal dan kalau sudah kelamaan dipakai dan dicuci lama-lama rontok. Yang aplikator punya saya enggak difoto soalnya sudah banyak yang rontok jadi bentuknya ya enggak beraturan. Kalau sudah rontok, kuasnya enggak enak dipakai.

Swatch:

pretty-moody.blogspot.co.id
Hand Swatch Wardah Lip Palette ChocoAholic
Sebenarnya Wardah lip palette ini tersedia dalam tiga pilihan warna dasar yaitu pink, merah, dan coklat. Yang varian ChocoAholic ini udah jelas ya warna dasarnya coklat jadi lipsticknya pun semua ber-tone coklat yang cantik-cantik. Saya memang penggemar lipstick warna coklat agak pink gini soalnya jatuhnya dibibir saya jadi warna natural bibir. Swatch di foto atas sesuai urutan dan warnanya sesuai dengan yang dipalette.

Tekstur:

Dari segi tekstur, lipstick Wardah memang enggak perlu diragukan lagi deh. Yang saya suka dari lip palette ini adalah meskipun warnaya earthy tone coklat gitu, tapi pigmentasinya lumayan kece. Bisa nutupin warna asli bibir. Dalam palette ini pun ada lipstick yang matte dan glossy. Tapi taulah ya lipstick matte Wardah itu kece dan enggak drying. Dari segi komposisi warna pun saya suka banget, dari warna pucat, bold, sampai netral. Tinggal campur-campur aja biar dapet warna baru. Atau kalau mau bikin ombre lips juga oke banget nih.

pretty-moody.blogspot.co.id
Lip swatch Wardah Lip Palette ChocoAholic
Bisa dilihatkan warnanya super duper syantik banget. Hampir semua lipstick dalam palette ini tuh teksturnya lembut dan mudah rata kecuali yang Matte 20. Lipstick matte 20 ini teksturnya matte dan kalau diaplikasikan susah rata dan patchy gitu. Apalagi warnanya yang super pucat bikin kelihatan banget patchy nya. Tapi warna ini cocok sih buat akting sakit pas kekurangan saldo ATM atau gajian udah abis padahal di tanggal muda. Kalau saya, warna ini buat campuran warna yang bold biar lebih kalem gitu. Yang jelas tuh palette ini pasti kepakai semua warnanya baik disendiri atau dicampur.

Overall, saya suka banget sama lip palette ini. Dengan delapan warna dasar kita bisa dapat banyak warna baru dengan mencampur satu sama lain. Yang pastinya ekonomis banget dengan harga satu lipstick bisa dapat palette dengan berbagai warna dan kualitas yang jempolan.

Pros:

  • Harga ekonomis
  • Varian warna banyak
  • Tekstur dan pigmentasi bagus
  • Tidak membuat bibir kering
Cons:
  • Warna yang pucat patchy 
  • Aplikator mudah rontok
  • Enggak travel friendly
Harga: 68 ribu, tergantung dimana belinya juga sih.

Recommended: Yes, kece banget buat eksperimen warna lipstick

Repurchase: Yes, tapi pengen lipstick satuan dengan shade yang sama.

Sekian post kali ini. Jangan lupa komen ya lipstick favorit kalian apa. Thanks for reading and see you in the next post.