![]() |
| Review Purbasari Eyeliner Pen |
Kali ini saya mau review eyeliner pen dari Purbasari. Saya pernah baca review eyeliner ini dari YouTube kak Suhay Salim dan saya teracuni. Kebetulan banget eyeliner pen yang saya punya sudah enggak bisa dipakai lagi - entah karena kering atau gimana- yang jelas eyeliner sudah kayak bolpen macet.
Setelah beberapa kali mencoba eyeliner Purbasari ini, saya paham kenapa banyak juga yang suka dengan produk ini. Sumpah enak banget dipakainya dan enggak nyedat-nyedat kayak bolpen mau habis. Mau tau reviewnya? Yuk lanjut baca.
Purbasari Eyeliner Pen
Kemasan:
Dari semua hal yang saya suka dari eyeliner Purbasari ini, saya paling suka dengan kemasannya. Kemasan eyeliner ini tuh super slim bahkan lebih kecil dari bolpoin. Saya sempet kaget karena pas beli kan ada kemasan box yang cukup besar namun pas dibuka ternyata produknya kecil bingo.Kemasan produknya kecil dan slim dengan warna putih dan ada aksen bunga-bunga warna pink. Kardusnya juga berwarna dengan aksen yang sama. Menurut saya kemasannya simpel dan enggak berisik, pastinya tidak mengurangi fungsi produk.
![]() |
| Review Purbasari Eyeliner Pen |
Sama seperti eyeliner pada umumnya, eyeliner Purbasari ini juga mempunyai klaim:
- Smudge proof
- water resistant
- quick drying
- long wearing
Empat hal tersebut memang yang dibutuhkan untuk setiap produk eyeliner, Apalah guna eyeliner kalau terkena keringat sudah beleber.
Ingredients:
![]() |
| Review Purbasari Eyeliner Pen |
Komposisi eyeliner pen Purbasari secara umum juga sama dengan produk lain. Mungkin yang cukup menjadi concern adalah eyeliner ini masih mengandung alkohol dan paraben. Kalau teman-teman sensitif dengan bahan-bahan tersebut, maybe you might want to reconsider this product. Tapi kalau saya sih sejauh ini enggak ada masalah.
Aplikator dan Performance:
![]() |
| Review Purbasari Eyeliner Pen |
Yang menjadi perbincangan publik tentang eyeliner murah ini adalah aplikatornya yang juara. Tidak seperti Eyeliner Fanbo, eyeliner ini aplikatornya super tipis dan runcing. Saya memang kurang sreg dengan eyeliner yang model spidol tapi kalau aplikatornya model begini, enak banget dipakainya.
Selain ujungnya runcing, aplikatornya seperti sudah menyerap eyeliner. Maksudnya meski pakai bagian unjung, eyeliner tetap keluar. Dengan ujung yang begini, membuat eyeliner super tipis atau cateye juga mudah banget.
Eyeliner pen Purbasari tersedia dengan warna hitam saja. Menurut saya warna hitamnya juga enggak matte finish tapi glossy tanpa lebay. Kalau untuk penggunaan sehari-hari sih masih oke banget. Yang penting warnanya super Hitam dan cepat kering, jadi sekali swipe langsung bagus.
Harga Eyeliner ini menurut saya juga enggak terlalu mahal sih. Saya beli dengan harga 57 rebu setelah diskon. Bahkan yang lebih mahal dari ini juga banyak. Tapi eyeliner murah ini sudah menarik perhatian saya.
Apakah kamu juga punya eyeliner favorit? Share dong eyeliner favorit kalian di kolom komen, siapa tahu aku juga pengen cobain.
I'll see you on the next post. Bye







