Friday, 22 June 2018

Silaturahmi Mempererat atau Merenggangkan Persaudaraan?

sumber foto
Meskipun masih dalam suasana lebaran, pasti ada beberapa yang sudah males dan bete pengen cepet-cepet balik ke rumah atau ke kosan, kan? Saya juga mengalami hal yang sama, hanya saja saya tidak punya tempat lain untuk mengadu, jadi ya hanya di rumah saja.

Salah satu penyebab rasa malas dan bete bukan karena lebarannya, tapi lebih ke bertemu dengan saudara atau teman yang lama tidak berjumpa. Loh, harusnya malah excited kan ya? Kok malah bete?

Ya gimana enggak bete kalau lama enggak berjumpa, tahu-tahu pas lebaran jadi julid, nyinyir, dan ultra kepo. Nah, pasti banyak diantara teman-teman yang sudah kenyang dengan pertanyaan seperti gambar diatas. Saya juga sangat kenyang.

Saya salah satu yang percaya kalau momen lebaran itu adalah momen untuk menyambung silaturahmi dengan keluarga, saudara, dan teman, terlebih yang jauh dan jarang bertemu. Tapi, apakah silaturahmi memang benar-benar mempererat atau malah merenggangkan tali persaudaraan? Ataukah silaturahmi hanya menjadi ajang untuk kekepoan dengan menabur garam di atas luka orang lain?

Lebaran saya kali ini bukan yang terbaik ataupun terburuk, B aja gitu. Tapi perasaan saya menjadi lebih tertekan dan lebih sering menangis saat sendiri. Bagaimana tidak, dua tahun lebih menikah tapi saya belum hamil juga. Yang membuat saya tertekan sebenarnya bukan masalah itu, tapi tentang pandangan orang lain (dalam hal ini tamu yang datang ke rumah) tentang saya.

Saya kok merasa dengan mereka bertanya 'Sudah hamil belum?' kemudian saya melihat expresi mereka seperti seolah-olah menjudge kalau saya -sigh- tidak subur. Bahkan ada yang secara terang-terangan membandingkan betapa mereka lebih hebat dari keluarga saya (yang membandingkan sudah punya anak 2 dan dia adalah teman suami yang bahkan saya tidak kenal). WTH kan?

Baca juga: Tentang pertanyaan sensitif

Selama ini saya percaya apa yang diberikan dan belum diberikan oleh Allah mempunyai hikmah tersendiri. Bahwa saya belum diberikan anak, saya juga yakin Allah mempunyai alasannya. Saya memang tidak perlu tahu, saya hanya perlu percaya saja bahwa suatu saat pasti diberikan.

Namun, dibalik semua ketegaran yang sudah saya bangun, ada orang yang tidak pernah ada dalam hidup saya, tiba-tiba datang dan menabur garam. Kalau saya ingin merenggangkan silaturahmi, bisa saja saya menjawab dengan nada kasar. Tapi karena saya berbeda dengan mereka, saya hanya tersenyum saja karena semakin saya ngomong akan semakin sakit hati saya.

Inikah silaturahmi yang kita inginkan? yang meninggalkan luka pada tuan rumah yang sudah kita datangi tanpa tahu seberapa keras perjuangan mereka. Bertanya pada masalah-masalah yang seperti ini memang sensitif. Terlebih kalau kita tidak bisa memberi solusi atau membantu apa-apa, sebaiknya hindari untuk bertanya atau cukup dengan doakan mereka. Saya lebih senang kalau ada yang tanya kemudian mereka mendoakan karena mereka tahu hanya doa yang bisa membantu saya.

Apakah kamu termasuk yang suka bertanya pertanyaan sensitif? 

Mungkin bagi banyak orang pertanyaan seperti 'kok gendutan ya?', 'kok belum hamil?', 'kok belum lulus?', dan kok, kok yang lain termasuk dalam ketegori small talk atau basa-basi. Tapi tidak bisa kah pertanyaan basa basi diganti menjadi yang positif dan tidak menyakitkan hati? Karena terkadang berawal dari kepo kemudian berlanjut ke pamer dan membandingkan diri. Ingat, jangan jadi matahari dengan membandingkan diri pada bulan, bersinarlah tanpa membandingkan diri ataupun mematikan sinar orang lain.

Kita semua tahu hidup ini berat. Tidak perlu lagi menambah beban pada seseorang dengan mengorek kenangan, menabur garam diatas luka hanya karena rasa kepo. Doakan saja yang terbaik untuk saudara dan temanmu dengan begitu silaturahmi menjadi jalan mempererat persaudaraan.

Tulisan saya ini hanya sekedar curhat dan tidak bermaksud menyinggung siapa-siapa. Bahkan saya yakin orang yang saya maksud juga tidak akan berada disini untuk membaca tulisan ini. Namun, bagi yang mempunyai kesempatan membaca tulisan ini, ayok mulai sekarang kita ganti kebiasaan kepo dengan yang positif. Jangan menodai silaturahmi dengan kepo, pamer, membandingkan diri, dan sejenisnya. Masa iya habis minta maaf bikin dosa lagi?

I'll see you at the next post. Bye.

Thursday, 21 June 2018

Review L'oreal White Perfect Clinical Series

pretty-moody.com
Review L'oreal White Perfect Clinical Series - Pardon the picture wth me being in the reflection
Beberapa waktu yang lalu, saya dikirimi satu paket skincare dari L’oreal White Clinical Series. Skincare L’oreal ini masih terbilang varian baru tapi brandnya sendiri sudah tidak asing ditelinga kita. Sebelumnya saya belum pernah coba skincare dari L'oreal karena saya tipe yang tidak sering ganti-ganti skincare. Kalau sudah cocok dengan satu skincare ya udah itu aja yang dipakai. Kalaupun mau ganti masih harus mengistirahatkan kulit dan menumpuk referensi. Saya paling takut dengan ketidak cocokan skincare atau makeup. 

Tapi, saat saya tahu ada skincare series dari L'oreal di platform Yukcoba.in, saya coba daftar dan jadi salah satu dari sekian banyak reviewer. Saya jelas excited banget pengen nyobain skincare baru ini yang katanya. Awalnya saya pikir yang dikirim hanya essence lotion saja, tapi pas datang ternyata satu rangkaian dengan cream malam dan siang. *tambah girang*

Setelah saya mendapat konfirmasi dari pihak Yukcobain untuk mencoba skincare L'oreal ini, saya memutuskan untuk menghentikan rangkaian skincare saya yang lain. Kenapa? Untuk mengistirahatkan kulit sebelum mencoba produk baru sehingga kalau ada ketidak cocokan bisa langsung diketahui mana penyebabnya. Saya berhenti menggunakan skincare lama sekitar 5 hari kemudian datang si paket L'oreal ini. Apakah kulit saya bereaksi buruk atau baik dengan skincare ini? Yuk lanjut baca reviewnya. 

Baca juga: Review Eyeliner Pen Purbasari

L'oreal White Perfect Clinical Essence Lotion

Kemasan:

Sama seperti essence lotion lain, L'oreal White Perfect essence lotion ini dikemas dalam botol panjang dengan bentuk segi empat berwarna biru-silver. Salah satu hal yang mencolok dari kemasan essence lotion 175 ml ini adalah kemasan yang terkesan seperti kaca dan memantulkan bayangan. Harus diakui kemasan yang seperti ini tuh susah sekali di foto tanpa ada bayangan saya disana. 

Bentuk botolnya yang segiempat yang seperti itu sekilas mengingatkan saya akan tremos. Yes, kemasannya memang sekilas mirip sama tremos portable yang berwarna silver. Tapi yang paling the best dari kemasannya adalah bagian tutup ulir yang rapet banget dengn bunyi klik yang menandakan kalau tutupnya sudah pas. Bagian lubang botol juga pas tidak terlalu kecil ataupun besar. Jadi produk juga mudah keluar. Selain itu, essence lotion ini juga tidak travel friendly karena ukurannya yang bulky. Waktu saya bawa mudik, fix sepertiga koper penuh dengan botol dan jar dari L'oreal ini. 

pretty-moody.com
Review L'oreal White Perfect Clinical Series Essence Lotion

Performance:

Dari semua rangkaian L'oreal White Perfect Clinical Series ini, I have to say that the essence lotion is my favorite. Saya termasuk dalam golongan penggemar hidratyng lotion garis keras dan L'oreal essence lotion ini enak banget dipakainya.

Tekstur essence lotion ini cair dan bening tapi setelah dipakai membuat kulit kenyal, lembut, dan segar di kulit. Uggh, saya suka banget. Menurut saran pemakaian di kemasan sih cara pakainya menggunakan kapas, tapi saya lebih suka pakai tangan aja, lebih irit. Jadi, tuang sedikit produk di tangan, terus usap-usap manjah sambil ditepuk lembut. Tapi meskipun begitu ada beberapa concern saya untuk essence lotion ini yaitu aromanya yang cukup menyengat. Sebenarnya, aroma floralnya enak, hanya saja menurut saya intensitasnya kekencengan.

Baca juga: Review kutek murah dari Stroberi

Selain itu, essence lotion ini juga mengandung glycolic acid, yaitu senyawa asam untuk mencerahkan dan melembabkan wajah. Namun, bahan aktif ini juga menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap matahari sehingga harus dibarengi dengan penggunaan sunscreen minimal SPF 15. Kalau teman-teman punya kulit yang super sensitif, maybe you need to consider this. Tapi saya kemarin seharian pakai ini terus panas-panasan mudik, eh ternyata enggak sunburn karena saya barengi dengan sunscreen Emina.

Satu hal yang saya sadari dari pemakaian essence lotion ini adalah komedo mudah terangkat keluar. Setelah saya pakai sekitar satu minggu lebih, saya coba pakai pore pack dan hasilnya komedo lebih banyak yang terangkat. Apa karena komedonya jadi lembek dan letoy ya? 

Pros and Cons:

+ Melembabkan
+Tekstur ringan seperti air
+ Memberikan rasa segar setelah pemakaian

- Aroma parfum terlalu wangi
- Kemasan bulky dan tidak travel-friendly

L'oreal White Perfect Clinical Series Day Cream

Kemasan:

Kemasan day krim dari L'oreal ini berbentuk jar dari bahan kaca dengan tutup ulir berwarna silver, senada dengan essence lotion. Bagian dalam jar terdapat sekat yang memisahkan isi jar dengan bagian tutup. Tapi punya saya bagian sekatnya ini selalu menempel di bagian tutup saat dibuka. Kan kesel seperti tidak  ada fungsi saja.

pretty-moody.com
Review L'oreal White Perfect Clinical Series Day Cream

Performance:

Krim siang ini berbentuk cream yang cukup kental dengan warna baby pink. Harus diakui bila warna pink-nya cantik banget. Uggh jadi pengen jilat. Selain warna pink, krim ini juga mempunyai aroma floral yang segar dan tidak sekenceng essence lotion. Tapi menurut saya kalau kebanyakan pakai krim siang ini wajah jadi greasy dan mengkilap, terus lama-lama ada bruntusan kecil muncul. Oh iya, L'oreal day cream ini juga sudah mengandung SPF 19 PA++ untuk melindungi kulit dari sinar matahari loh.

Pros and cons:

+ Cukup melembabkan dan menyamarkan noda hitam
+ Meskipun tekstur krim kental, tapi tidak seret saat digunakan.
+ It's pink

- Kalau digunakan terlalu banyak menyebabkan greasy dan bruntusan

L'oreal White Perfect Clinical Series Night Cream

Kemasan:

Kemasan night cream ini sama plek dengan kemasan day cream-nya. Yang membedakan hanya warnanya saja, biru untuk night cream dan putih untuk day cream. Jadi enggak perlu khawatir ketuker pemakaiannya.

pretty-moody.com
Review L'oreal White Perfect Clinical Series Night Cream

Performance:

Krim malam ini juga berbentuk cream (namanya juga krim ye, kan?) yang kental tapi berwarna putih. Dibanding dengan krim siang, tekstur krim malam ini sedikit lebih ringan dan lebih mudah meresap. Selain itu, krim malam ini juga menyebabkan kulit menjadi super lembut bahkan bruntusan juga cepat hilang.

Pros and Cons:

+ Ampuh melembabkan
+ Mengurangi bruntusan

- Sekat sering nempel di bagian tutup
- Tidak ada spatula

pretty-moody.com
Before - after menggunakan L'oreal White Perfect Clinica Series
Overall, saya puas sekali dengan hasil pemakaian #L'oreal #WhitePerfectClinical Series, terutama essence lotion dan krim malam. Hanya perlu tiga sampai empat tetes lotion untuk dapat #CahayaCantik. Saya sudah menyelesaikan #Yukcobainchallenge untuk menggunakan #L'orealParis skincare, yakin kamu enggak tertarik untuk mencoba? Oh iya, teman-teman juga bisa baca review saya di platform Yukcobain ya. 

I'll see you at the next post. Bye.


Thursday, 14 June 2018

Review Stroberi Nail Polish - Kutek Murah Aneka Warna

pretty-moody.com
Review Kutek Stroberi
Saya termasuk golongan pecinta kutek atau cat kuku meskipun saya pakainya cuma satu kali sebulan. Menurut saya ribet aja sih tiap kali mau sholat hapus kutek terus pakai lagi. Sangat tidak efisien. Koleksi kutek saya tidak banyak sebenarnya karena sudah ada beberapa yang saya buang karena terlalu lama. Dari koleksi saya yang seuprit itu, salah satu favorit saya dalah kutek dari Stroberi.

Sudah tahu kan kalau toko aksesoris Stroberi ini juga menjual kutek dengan brand yang sama. Dulu memang saya sempet ragu beli kutek di toko aksesoris begini tapi kalau Stroberi saya rasa sudah aman karena terdafter di BPOM. Semenjak ada tayangan di TV tentang bahaya kutek palsu, saya jadi takut beli kutek di toko aksesoris yang harga 5 rebu an itu. Sumpah serem bahayanya. Jadi mendingan beli yang bermerk dan ber-BPOM meski harganya sedikit mahal.

Secara umum sih, kutek Stroberi ini tidak terlalu berbeda dengan kutek dari merk ternama. Tapi ada beberapa hal yang saya suka dari kutek ini. Mau tahu apa? Yuk lanjut baca.

Stroberi Nail Polish

Kemasan: 

pretty-moody.com
Review Kutek Stroberi
Kemasan kutek Stroberi ini berbentuk silinder dengan tutup yang bulat. Ukurannya juga tidak terlalu besar atau kecil, pas gitu buat dipakai. Selain itu botolnya berwarna bening, jadi bisa langsung tahu warna kuteknya. Botol kutek ini terbuat dari kaca tapi tutupnya terbuat dari plastik dengan bagian atasnya sesuai dengan warna kutek lengkap dengan kodenya seperti digambar di atas. Kalau untuk nama shade kutek ada dibagian barcode harga. Kuteks ini juga ada expiry date yang dicetak dibagian tutup botol. Di bagian badan botol juga tercantum ingredients kutek dengan tulisan yang kontras dengan warna kutek.

Bersihkan kutek dengan Viva Nail Polish Remover.

Aplikator:

pretty-moody.com
Review Kutek Stroberi
Aplikator kutek Stroberi ini sama dengan kutek lain yaitu ada dibagian tutup. Tapi ukurannya menurut saya pas karena saya punya kutek lain yang aplikatornya gede. Kalau aplikator terlalu besar pasti belepotan pas dipakai. Jadi saya lebih suka kalau aplkatornya ramping macam kutek Stroberi ini.

Tekstur dan performa:

Dibanding dengan kutek lain, tekstur kutek Stroberi ini cukup cair dan opaque. Jadi kalau mau warna yang lebih intens, harus diaplikasikan setidaknya dua kali. Selain itu, yang menurut saya terbaik dari kutek ini adalah saat diaplikasikan tidak ada rasa dingin pada kuku. Kutek ini juga cukup awet, bisa bertahan hingga 3 hari atau 5 hari dengan tambahan top coat. Namun dengan catatan, kalau kalian tidak bekerja lembur bagai qudha. Soalnya saya pernah coba pakai kutek ini terus cuci piring se-gunung dan nyapu, kemudian kuteknya sudah bubar jalan. Tapi saya rasa kutek apapun kalau dipakai cuci piring segunug pasti juga dadah bye bye.

Baca juga Review Eyeliner Purbasari.

pretty-moody.com
Review Kutek Stroberi
Pemilihan warna menurut saya juga berpengaruh pada tingkat opacity-nya. Kutek punya saya ini ada 4 warna yaitu warna 019 Coffee Milk, 020 Soft Pink, 022 Soft Purple, dan 040 Baby Pink. Dari keempat warna ini, yang paling cair dan sheer adalah yang 040. Saya rasa setiap warna mungkin punya konsistensi tekstur dan performa yang berbeda pula. Semua kutek yang saya punya ini hasil akhirnya glossy, tapi tidak terlalu shiny yang lebay.

Kutek Stroberi ini tersedia dalam banyak warna. Serius, pilihan warnanya banyak banget dari yang glossy hingga ber-glitter, dari yang warna netral hingga bold. Harganya pun murah banget, cuma 13 ribuan saja. Duh, rasanya saya borong semuaya.

Dengan harga segitu, kualitas yang lumayan, dan juga sudah ber-BPOM. Kutek Stroberi ini bisa menjadi alternatif cerdas dari pada kutek murah atau kutek merk palsu. Dimana beli kutek murah ini? Ya jelas belinya di toko aksesoris Stroberi. Kalau di Malang bisa beli di Stroberi Matos atau MOG.

Sekian post kali ini. I'll see you at the next post.

Sunday, 10 June 2018

Review Purbasari Eyeliner Pen - Super Mudah dan Tahan Lama

pretty-moody.com
Review Purbasari Eyeliner Pen
Tahun 2018 sudah berjalan setengah tahun, tapi blog ini isinya masih seuprit. Padahal saya pengen banget bisa nulis 10 blogspot dalam satu bulan. Tapi nyatanya bulan kemarin saya dikelilingi deadline dari berbagai sumber. Mumpung sekarang belum lebaran dan deadline sudah berkurang, mari diisi dengan update blogpost.

Kali ini saya mau review eyeliner pen dari Purbasari. Saya pernah baca review eyeliner ini dari YouTube kak Suhay Salim dan saya teracuni. Kebetulan banget eyeliner pen yang saya punya sudah enggak bisa dipakai lagi - entah karena kering atau gimana- yang jelas eyeliner sudah kayak bolpen macet.

Setelah beberapa kali mencoba eyeliner Purbasari ini, saya paham kenapa banyak juga yang suka dengan produk ini. Sumpah enak banget dipakainya dan enggak nyedat-nyedat kayak bolpen mau habis. Mau tau reviewnya? Yuk lanjut baca.

Purbasari Eyeliner Pen

Kemasan: 

Dari semua hal yang saya suka dari eyeliner Purbasari ini, saya paling suka dengan kemasannya. Kemasan eyeliner ini tuh super slim bahkan lebih kecil dari bolpoin. Saya sempet kaget karena pas beli kan ada kemasan box yang cukup besar namun pas dibuka ternyata produknya kecil bingo.

Kemasan produknya kecil dan slim dengan warna putih dan ada aksen bunga-bunga warna pink. Kardusnya juga berwarna dengan aksen yang sama. Menurut saya kemasannya simpel dan enggak berisik, pastinya tidak mengurangi fungsi produk.

pretty-moody.com
Review Purbasari Eyeliner Pen
Klaim produk:
Sama seperti eyeliner pada umumnya, eyeliner Purbasari ini juga mempunyai klaim:

  • Smudge proof
  • water resistant 
  • quick drying 
  • long wearing
Empat hal tersebut memang yang dibutuhkan untuk setiap produk eyeliner, Apalah guna eyeliner kalau terkena keringat sudah beleber. 

Ingredients:

pretty-moody.com
Review Purbasari Eyeliner Pen
Komposisi eyeliner pen Purbasari secara umum juga sama dengan produk lain. Mungkin yang cukup menjadi concern adalah eyeliner ini masih mengandung alkohol dan paraben. Kalau teman-teman sensitif dengan bahan-bahan tersebut, maybe you might want to reconsider this product. Tapi kalau saya sih sejauh ini enggak ada masalah. 

Aplikator dan Performance:

pretty-moody.com
Review Purbasari Eyeliner Pen
Yang menjadi perbincangan publik tentang eyeliner murah ini adalah aplikatornya yang juara. Tidak seperti Eyeliner Fanbo, eyeliner ini aplikatornya super tipis dan runcing. Saya memang kurang sreg dengan eyeliner yang model spidol tapi kalau aplikatornya model begini, enak banget dipakainya. 

Selain ujungnya runcing, aplikatornya seperti sudah menyerap eyeliner. Maksudnya meski pakai bagian unjung, eyeliner tetap keluar. Dengan ujung yang begini, membuat eyeliner super tipis atau cateye juga mudah banget. 

Eyeliner pen Purbasari tersedia dengan warna hitam saja. Menurut saya warna hitamnya juga enggak matte finish tapi glossy tanpa lebay. Kalau untuk penggunaan sehari-hari sih masih oke banget. Yang penting warnanya super Hitam dan cepat kering, jadi sekali swipe langsung bagus. 

Harga Eyeliner ini menurut saya juga enggak terlalu mahal sih. Saya beli dengan harga 57 rebu setelah diskon. Bahkan yang lebih mahal dari ini juga banyak. Tapi eyeliner murah ini sudah menarik perhatian saya. 

Apakah kamu juga punya eyeliner favorit? Share dong eyeliner favorit kalian di kolom komen, siapa tahu aku juga pengen cobain. 

I'll see you on the next post. Bye







Saturday, 12 May 2018

Review Viva White Clean Mask Refreshner - Masker untuk Kulit Kering dan Keriput Halus

Akhir-akhir ini saya lagi gencar pakai masker karena cuaca yang tidak bersahabat. Masker yang saya pakai tidak monoton dari satu merk saja tapi gonta-ganti sesuka hati, tergantung mood aja. Tapi seringnya saya pakai masker yang siap pakai dan enggak perlu bikin adonan sendiri.

Salah satu masker siap pakai yang lagi sering saya pakai sekarang adalah Viva White Clean Mask. FYI, Viva White ini adalah salah stau lini skin care produksi dari Viva Cosmetics. Saya sih enggak tahu bedanya antara Viva biasa, Viva Queen, dan Viva White. Yang saya tahu sih semuanya produksi dari Viva Cosmetics.

Baca juga: Ovale Pearl Powder Mask.

Apakah masker ini enak dipakai? Apakah saya suka? Lanjut baca yuk.

Viva White Clean Mask Refreshner 

pretty-moody.blogspot.co.id
Review Masker Viva
Kemasan: 

Sama seperti masker kebanyakan, clean mask ini dikemas dalam tube dengan netto 50 gram. Cukup kecil dan isinya sedikit. Kemasan tube begini pasti jodohnya adalah tutup model fliptop yang cukup rapet. Tapi, saat pertama kali saya buka produknya, lha ternyata isi masker sudah meluber di bagian tutup. Enggak tahu kenapa mungkin karena tergencet belanjaan yang lain kali ya. Tapi ya tetep kezel sih. Udah gitu lubang tutup juga banyak sisa produk yang menggumpal karena beleberan itu.

Baca juag: Viva All in One Facial Cleanser.

pretty-moody.blogspot.co.id
Review Masker Viva
Warna tube masker ini dibedakan berdasarkan varian masker. Punya saya ini warna orange untuk varian kulit kering dan cenderung keriput. Setahu saya ada dua varian lainnya, warna merah dan hijau.

Ingredients and claims:

Viva White Clean and Mask Refreshner warna orange ini memang diformulasikan khusus untuk kulit kering dengan keriput halus. Adapun komposisi yang terkandung dalam masker ini adalah:

  • Kombinasi Honey dan Chamomile Extract. Kombinasi bahan ini untuk menutrisi dan menyejukkan kulit. Selain itu, kedua bahan ini juga membuat kulit halus, lembut, dan elastis. 
  • Aloe Vera dan Licorice extract untuk kulit terasa lembab dan tampak lebih cerah. 
  • pH seimbang. Masker ini mempunyai dua fungsi yaitu sebagai masker dan juga sabun wajah. Dengan pH seimbang, maka tingkat iritasinya juga rendah. 
  • No soap. Selain sebagai masker, produk ini juga bisa digunakan sebagai sabun wajah tanpa kandungan sabun. Sehingga tidak membuat kulit kering ataupun ketarik setelah penggunaan. 
  • No alkohol. 
pretty-moody.blogspot.co.id
Review Masker Viva
The ingredients sound good, tapi sayangnya produk ini masih mengandung paraben meskipun dalam jumlah yang sedikit karena terletak pada daftar paling akhir. 


Tekstur dan Aroma:

Karena tergolong dalam kategori masker siap pakai, tekstur masker Viva ini sangat kental. Teksturnya seperti krim yang kental berwarna agak orange. Warnanya hampir mirip seperti warna soft peach gitu. Kalau terlalu lama kena angin, bagian permukaannya akan kering dan susah diaplikasikan. Jadi, sesaat setelah pencet tube, harus langsung diaplikasikan ke wajah. 

pretty-moody.blogspot.co.id
Review Masker Viva
Kalau berbicara masalah produk Viva tanpa membahas aroma pasti kurang afdhol. Masker ini juga masih mengandung parfum dengan aroma floral segar, hampir mirip seperti aroma detergen. Tahu kan wangi detergen? Wangi dan segar, Ya, aroma parfum ini juga mirip-mirip seperti tapi enggak terlalu kenceng, jadi masih oke lah ya. 

Cara pakai dan performa: 

Produk ini merupakan masker yang multifungsi. Sehingga pemakaiannya pun berbeda yah. 
  • Sabun wajah : sebagai sabun wajah, pemakaian produk ini sama seperti sabun wajah pada umumnya. Yaitu ambil sedikit produk, ratakan dan usapkan pada wajah sambil dipijat lembut. Kemudian bilas dengan air. 
  • Masker : Bila digunakan sebagai masker, ambil produk secukupnya, kemudian ratakan ke seluruh wajah kecuali bagian mata dan mulut. Sama seperti cara pakai masker pada umumnya. Lalu, diamkan selama kurang lebih 3 menit dan bilas dengan air. Kalau saya jelas tidak sesuai dengan panduan karena biasanya saya diamkan hingga hampir 30 menit. Kemudian baru dibilas. 
pretty-moody.blogspot.co.id
Review Masker Viva
Saya hanya menggunakan produk ini sebagai masker, belum pernah pakai sebagai sabun wajah jadi kurang tahu performa-nya bagaimana. Namun, kalau digunakan sebagai masker, ada satu hal yang menjadi perhatian saya. Yaitu masker ini susah atau hampir tidak bisa kering. Bahkan setelah didiamkan selama 30 menit, maskernya tetap nyemek-nyemek di wajah. Kalau masker pada umumnya, 10-15 menit sudah kering, kan. 

Setelah dibilas, menurut saya hasilnya kulit terasa bersih dan segar, namun efek melembutkannya menurut saya masih kurang. Kadang kalau kondisi kulit sedang kering, masih terasa beberapa bagian yang kasar. Mungkin pemakaiannya harus 3 menit kali ya, bukannya 30 menit. 

Overall, masker ini termasuk dalam golongan rata-rata. Memang bukan favorit saya, tapi bisa dipakai buat selingan biar kulitnya enggak bosen. Selain itu, pemakaian juga praktis, enggak perlu buat adonan terlebih dahulu. Oh ya, kalau ada yang pernah coba produk ini untuk sabun wajah, jangan lupa komen di bawah ya? Saya penasaran hasilnya saat digunakan sebagai sabun wajah. 

I'll see you on the next post. Bye. 

Monday, 7 May 2018

Review Ovale Pearl Powder Facial Mask - Bisa Jadi Sekinclong Mutiara?

pretty-moody.blogsopt.co.id
Review Ovale Masker Pearl Powder
Indonesia bagian Malang sudah memasuki musim kemarau, yang artinya cuaca sudah mulai panas disiang hari dan dingin plus kering di malam hari. Perubahan suhunya mungkin tidak seberapa, hanya beberapa derajat lebih tinggi saat siang dan beberapa derajat lebih rendah saat malam. Tapi, perubahan yang cukup drastis dari panas ke dingin membuat kulit jadi bingung.

Cuaca begini sudah berlangsung hampir dua mingguan dan sukses membuat kulit saya kembali kering hingga mengelupas dan perih. Padahal penggunaan skincare pagi dan malam masih lanjut seperti biasanya tapi jadi kurang ampuh.

Selain skin care pagi dan malam, sekarang saya tingkatkan penggunaan masker. Biasanya kan saya pakai masker 2 kali seminggu sekarang jadi dua hari sekali. Masker yang saya gunakan juga ganti-ganti, tergantung mood. Kalau mau praktis pakai yang peel off masker, tapi sekarang saya lagi nyobain masker Ovale Masker Bubuk varian pearl powder.

Baca juga: Review Peel Off Mask Mineral Botanica

pretty-moody.blogspot.co.id
Review Ovale Masker Pearl Powder

Ovale Masker Bubuk Pearl Powder

Kemasan: 

Mayoritas kemasan bubuk adalah kemasan sachet plastik. Ovale facial mask ini juga kemasannya plastik dengan berat isi 15 gram. Sepertinya 15 gram itu sedikit ya, tapi masker ini cukup bisa dipakai beberapa kali kok. Tapi masalahnya adalah saat pertama kali kemasan digunting, isinya (bubuk masker) langsung bul - pada berterbangan. Selain itu, untuk nyimpan sisa masker juga, uugh, ribet bet karena setiap kali dibuka, bubuk masker langsung berterbangan. Mungkin lebih baik bila dibuka terus disimpan dalam toples kecil kali ya.

Baca juga: Viva All in One Face Cleanser.
Ingredients:

pretty-moody.blogspot.co.id
Review Ovale Masker Pearl Powder
Bahan utama masker Ovale ini adalah Oryza Sativa powder dan Zea Mays starch yang tidak lain adalah bubuk beras dan pati jagung. Selain itu juga mengandung glycerin sebagai bahan untuk melembabkan kulit. Komposisinya tidak banyak tapi masih mengandung alkohol dalam bentuk ethanol dan phenoxyethanol. Dan juga masih mengandung fragrance atau parfum. Selain itu Ovale masker ini juga mempunayi klaim:

  • Mengandung vitamin B3 untuk menjaga kekencangan dan membersihkan kulit.
  • Mengandung Pearl Extract untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan wajah. 

Cara penggunaan, Tekstur, Aroma, dan Performa:

Seperti judulnya, masker Ovale ini bentuknya adalah bubuk berwarna putih dengan tekstur yang halus banget. Hampir mirip seperti bedak tabur, makanya kalau kemasan dibuka langsung berterbangan.

pretty-moody.blogspot.co.id
Review Ovale Masker Pearl Powder
Cara pakainya juga sama seperti masker bubuk lainnya, yaitu dicampur dengan air mawar atau air mineral. Saya pakai sendok kecil, yang memang saya khususkan buat aduk masker. Terus dicampur dengan air (saya pakai air mineral aja). Aduk-aduk, jadi langsung deh dipakai maskeran. Tingkat kekentalan masker juga tergantung dengan selera ya, mau yang encer atau kental banget. Kalau encer yang cepat kering, tapi kalau kental ya cukup lama keringnya. Oh ya, masker ini tipe wash off ya bukan peel off. 


Aroma masker ini seperti aroma floral tapi ada aroma alhokol. Untuk performa, masker Ovale ini tidak terlalu melembabkan di kulit kering ekstrim seperti saya. Malah setelah dibilas ada rasa kesat dikulit dan hanya sedikit kenyal. Efek mencerahkan juga tidak terlalu signifikan cuma kulit wajah terlihat segar.

Masker ini menurut saya masih dalam level menengah, B aja gitu. Tapi cukup lumayan untuk selang-seling dengan masker-masker yang lain. Tapi masalahnya sama dengan masker-masker bubuk yang lain adalah super belepotan dan super ribet beud. Memang lebih praktis masker yang sudah jadi tinggal pakai gitu, gak perlu cari mangkok, sendok, ataupun air mawar.

Kalau kamu punya masker favorit? Share masker favorit mu di komentar ya.

I'll see you on the next post. 


Thursday, 3 May 2018

#BeMoreProductive - Mereka Bilang Saya PENGANGGURAN!

pretty-moody.blogspot.co.id
Sumber foto: pexels.com
"Enggak kerja ya? Kok di rumah aja?"

"Sarjana kok nganggur sih di rumah aja?"

"Kamu gak kerja ya? Padahal kan sarjana."

I have heard enough about those questions.

Saya sudah kenyang dengan pertanyaan semacam itu. Hampir semua orang yang saya kenal pernah bertanya seperti itu hanya karena saya tidak pergi ke kantor ataupun pakai seragam. Ya, sebagai seorang content writer dan blogger kelas remahan rempeyek yang bekerja secara remote, pekerjaan saya memang bisa dikerjakan di mana saja, bahkan di gunung pun bisa kerja asal ada koneksi internet.

Enak ya bisa kerja dari mana saja enggak perlu ke kantor. Well, tapi disitulah letak sumber ke-nyinyiran yang kadang membuat saya jengah juga. Bagi mereka yang tidak paham sistem kerja online begini, saya tidak lebih dari sarjana pengangguran yang kerjanya cuma mainan laptop. I know, I know, sakitnya tuh di sini. You do not need to explain anything but prove them wrong.

Apakah kamu juga punya pekerjaan secara remote dan punya problematika yang sama? Well, join the club. Dulu malah pernah ada saudara yang secara terang-terangan menyuruh saya untuk sewa ruko untuk dijadikan kantor. Kenapa? Agar saya terlihat 'bekerja'. Sedih kan ya, padahal saya woles aja dengan kerjaan ini.

Memang tidak mudah mengubah presepsi orang tentang keberhasilan suatu pekerjaan. Sebagian besar orang beranggapan kalau sukses itu harus pergi ke kantor meskipun gaji tidak seberapa. Dan meskipun gajimu selangit tapi kamu tidak pergi ke kantor, maka kamu termasuk dalam kategori remahan rempeyek. Kenapa bisa seperti ini? Jawabannya karena kamu tidak terlihat 'bekerja'.

Menjawab Kebutuhan akan Kantor dan Ruang Meeting

Ada banyak pekerjaan yang bisa dikerjakan secara remote atau dari mana saja seperti blogging, content writer, bahkan hingga pengusaha. Jenis pekerjaan  yang seperti ini memang tidak perlu ke kantor tapi ada saatnya membutuhkan ruang kantor untuk berbagai kebutuhan seperti meeting, bertemu klien, atau sekedar ingin terlihat 'bekerja'.

pretty-moody.blogspot.co.id
Sumber foto: pexels.com
Kalau sekarang ini kamu punya pekerjaan yang dikerjakan dari rumah, jangan pernah minder hanya karena kamu tidak pergi ke kantor. Ada banyak perusahaan besar dunia, sebut saja Apple, Facebook, dan Microsoft yang juga merintis usaha mereka dari garasi rumah. Siapa tahu kamu juga bisa jadi the next 'big guy' dengan bisnis yang kamu rintis sekarang. Hanya saja kamu tidak perlu merintis bisnis dari garasi rumah, tapi dari co-working space, kantor virtual, dan ruang meeting yang disediakan oleh XWORK.

Dengan perkembangan teknologi yang semakin mutakhir, kini kamu bisa menyewa kantor dan ruang meeting untuk kebutuhan bisnis, pekerjaan, dan kegiatan kamu. Sewa kantor atau ruang meeting melalui XWORK sangat amat mudah, bahkan semudah booking hotel. Yuk, intip jenis ruang apa saja yang bisa di sewa melalui XWORK untuk membuatmu #BeMoreProductive.
  • Ruang meeting. Banyak pebisnis pemula ataupun freelancer yang tidak mempunyai tempat untuk meeting dengan klien atau team. Kalau biasanya kamu mengadakan meeting atau team meet up di kafe, sekarang kamu bisa beralih menggunakan ruang meeting di XWORK. Dengan menggunakan ruang meeting, kamu tidak akan terganggu dengan ramai suasana cafe dan pastinya dapat fasilitas yang memadai. Selain itu, kamu juga akan lebih produktif dan tujuan meeting bisa tercapai. Meskipun bukan untuk acara meeting, ruang meeting juga bisa untuk kerja kelompok, buka puasa, hingga arisan lho. Dijamin deh kerja kelompok bisa semakin efektif dari biasanya. 
  • Co-working space. Kalau kamu punya pekerjaan secara remote atau seorang freelancer, mungkin kamu tidak akan pernah memikirkan masalah kantor karena pekerjaan kamu bisa dikerjakan di mana saja. Tapi, kalau bekerja secara online dari rumah sudah mulai menurunkan kreatifitas dan produktivitas  (misalnya suasana rumah yang ramai, emak yang ngomel-ngomel seharian), mungkin sudah saatnya kamu pindah ke co-working space. XWORK menyediakan co-working space atau kantor virtual untuk mereka yang membutuhkan ruang kantor baik untuk individu maupun perusahaan skala kecil. Co-working space ini juga cocok banget buat kamu yang lagi mengerjakan skripsi atau tugas dan butuh tempat yang kondusif untuk memacu kreatifitas. 
  • Event space. Selain meeting room dan co-working space, XWORK juga menyediakan space untuk event kamu. Misalnya nih kamu butuh ruangan untuk pelatihan atau seminar, nah kamu bisa sewa event space melalui XWORK. 
pretty-moody.blogspot.co.id
#bemoreproductive with xwork

Kenapa Harus XWORK?

Dari sekian banyak penyedia co-working space dan ruang meeting, XWORK berdiri satu level lebih tinggi dari pesaingnya dengan beberapa kelebihan berikut:
  • Secure payment. Tidak ada yang lebih melegakan daripada pembayaran yang aman saat bertransaksi secara online. Untuk memberikan sistem pembayaran yang aman dan nyaman, XWORK menggunakan SSL system. 
  • Semudah booking hotel. Booking meeting room atau co-working space di XWORK sekarang sudah semudah booking hotel yang bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. 
  • Harga terbaik. Biaya tambahan saat sewa ruang meeting memang membuat kita tidak nyaman. Namun, di XWORK, kamu hanya harus membayar sejumlah harga yang tertera di website tanpa ada biaya tambahan atau hidden charge. Harga yang dibayar juga sudah termasuk pajak loh. Untuk beberapa ruang meeting bahkan sudah termasuk snack dan coffee break.
  • Banyak pilihan. XWORK telah mempunyai jaringan dengan berbagai ruang meeting dan co-working space yang tersebar di Indonesia. Dengan lebih dari 1.200 ruang yang disediakan, kamu bisa bebas memilih tergantung dengan kebutuhan, acara, dan juga lokasi yang sesuai. 
  • Pemesanan makanan dan minuman. Selain pemesanan ruang, XWORK juga menyediakan pemesanan makanan dan minuman yang juga bisa dilakukan secara online untuk meeting atau event kamu. Lapar saat kerja? Tinggal pesan aja. 
  • Event organizer. Tidak perlu menyewa even organizer secara terpisah untuk acara kamu karena XWORK juga menyediakan jasa event organizer. Semisal kamu butuh ruang untuk buka puasa bersama, kamu tinggal pesan event space, makanan dan minuman, dan juga event organizer. Lalu kamu dan teman-teman tinggal datang saja ke venue yang sudah dipesan tanpa perlu ribet dan ruwet.

#BeMoreProductive dan Be More Professional with XWORK

Dengan ruang meeting dan co-working space kekinian yang disediakan oleh XWORK, tidak ada lagi alasan untuk malas bekerja, tidak ada lagi omongan nyinyir yang mempan untuk membuatmu down, tidak ada lagi alasan tidak punya kantor. Kamu pun tidak perlu ke kafe untuk meeting dadakan. Selain untuk urusan kerja dan meeting, XWORK juga cocok banget buat kamu amu lagi ngerjakan skripsi dan butuh ruangan tenang dengan koneksi WiFi stabil, ruangan ber-AC, dan free coffee break. 

Selain itu, dengan menyewa ruang kantor atau meeting, kamu sudah memberikan kesan profesional terhadap pekerjaan kamu. Kalau kamu freelancer, orang lain akan menganggap kamu 'bekerja' karena sudah pergi ke kantor dan tidak bekerja dari rumah atau dari kafe ke kafe. 

Kalau kamu pebisnis atau punya start up, klien akan mengganggap kamu juga profesional karena menggelar meeting di meeting room alih-alih di kafe. Klien juga akan menganggap bisnis kamu profesional kalau kamu punya alamat kantor untuk dicantumkan. Tentu saja kantornya bisa sewa co-working space di XWORK. 

Kalaupun kamu sudah kerja di kantor, tapi bosan dengan suasana kerja yang dikotak-kotak, bisa juga loh sesekali bekerja dari co-working space untuk sekedar ganti suasana dan me-recharge kreativitas kamu. Sssttt, ternyata berdasarkan penelitian, bekerja di ruangan yang dikotak-kotak seperti kantor konvensional bisa menurunkan kadar produktivitas karyawan. Jadi, bawa saja pekerjaan atau acara meeting di XWORK dan bersiap-siap untuk bekerja dengan suasana yang lebih baik. 

Tidak ada lagi alasan untuk malu pada pekerjaan kamu atau susah cari kantor dan ruang meeting. Yuk mulai #beMoreProductive with XWORK. 

I'll see you on the next post. 

pretty-moody.blogspot.co,id
#bemoreproductive with xwork blog competition